Ada soal tentang prinsip dasar gerak peluru nih, ditanyakan via twitter oleh @wahyupriraharjo. seperti ini soalnya
biasanya, kalau udah kebayang gerak suatu benda itu adalah gerak peluru yang diingat tuh grafik berbentuk parabola yang biasanya pada kasus peluru ditembakkan ke atas dengan kecepatan awal dan sudut elevasi tertentu (θ), trus baca soal diatas mikirnya si Stuntman itu loncat dulu ke atas baru terjun ke gedung dibawahnya, kayak gini
padahal, jelas tertulis disoal yang diminta adalah kecepatan minimumnya dan keadaan paling minimum yang terjadi adalah si stuntman ini bergerak horizontal ( arah sumbu x ) aja dan ada gaya gravitasi yang mempengaruhinya sehingga pasti akan punya gerak vertikal juga ( arah sumbu y negatif ) karena satu-satunya gaya yang bekerja pada keadaan ini hanyalah beratnya sendiri ( yang besar dan arahnya konstan terhadap gravitasi bumi ). Atau, geraknya dapat dianggap sebagai “gerak horizontal yang kecepatannya konstan dengan gerak vertikal yang percepatannya konstan” Jadi yang kita bayangin si stuntman ini lari aja biasa ( dari atas gedung A ) sampai tiba ditepi gedung seolah masih ada alasnya ( padahal kaki udah ga napak 😀 ) toh dia akan ke bawah juga karena pengaruh gravitasi.
dalam keadaan ini berarti sudut elevasi adalah nol ( θ = 0), berarti komponen kecepatan awal pada arah vertikal ( v(0) sin (θ) ) juga bernilai nol. dan pada arah horizontal, kecepatannya sama dengan kecepatan awal ( nah, kecepatan awal ini yang akan kita cari ). dapet deh,
tinggal eksekusinya, aplikasikan pada soal tadi. Jadinya seperti ini

Leave a comment